Sunday, 22 July 2012

Dolar Amerika Menguat Minggu Lalu

Pergerakan pasar minggu lalu diwarnai dengan
Dolar AS yang semakin menguat khususnya terhadap Euro dan Emas.
Pergerakan mata uang Euro yang gagal naik, Emas yang masih bimbang,
dan Dolar Australia dan Poundsterling yang menguat semuanya turut
menjadi berita yang menarik untuk di simak.

EURO (EURUSD)

Level Tertinggi Mingguan: 1.2324

Level Terendah Mingguan: 1.2146

EURUSD sempat mewarnai gerakan minggu lalu dengan bullish.  Setelah
beberapa kali menembus ke area atas dan mencapai level tertinggi
mingguan di 1.2324.  Namun Euro tidak mampu naik didesak dengan
keadaan yang semakin mengkawatirkan yang datang dari Spanyol.

Ketakutan bahwa Spanyol akan sewaktu waktu membutuhkan bailout
mencuat kembali setelah para pemimpin Euro mengadakan sambungan
konferensi untuk mengesahkan persayaratan paket bailout senilai
100 Milliar Euro.  Ditambah lagi dengan indeks manufaktur Euro yang
diperkirakan menurun serta naiknya obligasi 5 tahun Spanyol menjadi
6,459 membawa EURUSD kembali menembus level bawah dan mencapai level
terendahnya di 1.2146.

Posisi kami Bearish terhadap Euro.  Namun demikian, berhati
hatilah terhadap rebound yang mungkin terjadi karena saat ini Euro
telah mencapai level bawah.  Jika tidak dapat menembus level support
maka Euro dapat kembali koreksi keatas sebelum melanjutkan
perjalanannya kebawah seperti yang terjadi minggu lalu.

EMAS (XAUUSD)

Level Tertinggi Mingguan: 1598.70

Level Terendah Mingguan: 1567.75


Emas menjadi bingung dan bimbang pada gerakan minggu lalu.  Gerakan
sideways dari bawah keatas dan sebaliknya ini hanya menghasilkan
range $31 dari level tertinggi 1598.70 ke level terendah 1567.75.
Konsolidasi ini menandakan bahwa pasar saat ini sedang menunggu
alasan yang tepat untuk menjual atau untuk membeli Emas.

Tertundanya program QE3 (Quantitive Easing 3) dari Amerika Serikat
kembali membuat sinar bullish Emas redup.  Seperti sebelum-sebelumnya
bahwa investor menunggu chairman FED Bernanke untuk menjalankan
program pembelian aset ini yang diharapkan akan membawa Emas bullish
kembali ke level tahun lalu.

Posisi kami terhadap XAUUSD adalah Netral.  Untuk sementara ini belum ada konfirmasi 
atau pemicu untuk emas kembali bullish.
Namun tetap waspada akan koreksi yang dapat terjadi mengingat
beberapa minggu belakangan ini emas selalu rebound dari
area 1550 - 1555.


AUSSIE (AUDUSD)

Level Tertinggi Mingguan: 1.0442

Level Terendah Mingguan: 1.0200

AUDUSD sempat turun ke level 1.0200 dan rally naik mencapai angka
1.0442 pada penutupan minggu lalu.  Kenaikan ini cukup mengejutkan
mengingat Euro yang semakin terpuruk tidak membawa pengaruh bagi
Aussie.

Posisi kami bagi AUDUSD adalah Netral.  AUDUSD dapat melakukan
koreksi kebawah setelah kenaikan substansial yang terjadi minggu lalu.
Namun demikian jika AUDUSD melanjutkan naiknya keatas maka sentimen
bullish dapat sewaktu waktu mendominasi bagi para investor untuk
melakukan pembelian terhadap dolar Australia.

POUND (GBPUSD)

Level Tertinggi Mingguan: 1.5736

Level Terendah Mingguan: 1.5517

Cable atau nama julukan poundsterling ini sempat mengalami bulish
sampai ke level tertinggi 1.5736, namun pada penutupan jumat lalu
GBPUSD mengalami penurunan yang cukup besar sehingga membawa
sentimen bullish GBPUSD kembali turun dan ditutup pada harga 1.5614.

Posisi kami adalah Netral terhadap GBPUSD.  Cable masih cenderung
bergerak sideways dengan kecenderungan bearish karena terbawa
sentimen Euro.

No comments:

Post a Comment